Bid TIK Kepri – Analisis dan perancangan sistem informasi penjualan berbasis web menjadi solusi cerdas bagi banyak bisnis saat ini. Dengan teknologi yang semakin berkembang, penggunaan sistem berbasis web untuk mengelola proses penjualan membuat segala sesuatunya menjadi lebih mudah dan efisien. Terutama dalam hal pengelolaan data penjualan, laporan keuangan, dan interaksi dengan pelanggan.
Penggunaan sistem informasi penjualan yang tepat juga membantu bisnis untuk lebih terstruktur. Kamu bisa mengelola stok barang, transaksi, hingga analisis tren penjualan secara lebih terorganisir dan lebih cepat. Sistem informasi penjualan berbasis web memungkinkan kamu untuk mengakses data kapan saja dan dari mana saja, membuat pengambilan keputusan menjadi lebih cepat.
Jika kamu ingin menguasai skill teknologi seperti perancangan sistem informasi penjualan, mengikuti Sertifikasi Database Programmer di Bid TIK Kepri mungkin bisa kamu coba. Dengan sertifikasi yang telah diakui, kamu akan lebih mudah mendapatkan pekerjaan atau meningkatkan jenjang karier yang kamu miliki. Segera hubungi Admin via WhatsApp untuk mendapat informasi lebih lanjut terkait sertifikasi ini.
Berikut langkah-langkah perancangan sistem informasi penjualan berbasis web yang bisa kamu ikuti.
Langkah-langkah Perancangan Sistem Informasi Penjualan Berbasis Web
Sebelum memulai penerapan sistem informasi penjualan berbasis web, penting untuk melakukan analisis dan perancangan yang matang. Dengan memahami kebutuhan bisnis dan memilih teknologi yang sesuai, kamu bisa memastikan bahwa sistem yang dibuat tidak hanya efisien, tetapi juga mudah digunakan dan memberikan hasil yang maksimal. Berikut ini adalah beberapa hal yang perlu kamu pertimbangkan dalam analisis dan perancangan sistem informasi penjualan berbasis web.
1. Analisis Kebutuhan Sistem
Langkah pertama dalam perancangan sistem informasi penjualan berbasis web adalah melakukan analisis kebutuhan. Sebelum kamu memulai proses perancangan, kamu harus tahu betul apa yang dibutuhkan oleh bisnis atau perusahaan tempat kamu bekerja. Apa tujuan utama dari sistem ini? Apakah untuk mengelola stok barang, memproses transaksi penjualan, atau untuk membuat laporan keuangan?
Untuk itu, penting untuk menggali kebutuhan-kebutuhan tersebut secara mendalam dengan berbicara kepada pihak yang terlibat langsung, seperti tim penjualan, pengelola stok, dan manajer keuangan. Dengan cara ini, kamu bisa memastikan bahwa semua fitur yang ada dalam sistem nantinya sesuai dengan tujuan bisnis yang ingin dicapai.
2. Desain Sistem yang User Friendly
Setelah analisis kebutuhan selesai, langkah selanjutnya adalah mendesain sistem yang user friendly. Kamu perlu merancang antarmuka pengguna (UI) dan pengalaman pengguna (UX) yang intuitif. Hal ini sangat penting karena meskipun sistem memiliki banyak fitur canggih, apabila tampilan dan cara pengoperasiannya sulit dipahami oleh pengguna, sistem tersebut tidak akan maksimal.
Desain yang sederhana, mudah digunakan, dan responsif akan membantu pengguna untuk beradaptasi dengan cepat. Kamu bisa menggunakan prinsip desain yang sudah terbukti, seperti meminimalisir klik yang tidak perlu dan memastikan fitur-fitur penting mudah diakses.
3. Penggunaan Teknologi yang Tepat
Selain desain, pemilihan teknologi yang digunakan untuk membangun sistem juga sangat berpengaruh. Sistem informasi penjualan berbasis web biasanya dibangun dengan teknologi front end dan back end yang saling mendukung. Teknologi front end seperti HTML, CSS, dan JavaScript sangat berperan dalam membuat tampilan antarmuka yang menarik.
Sementara itu, teknologi back-end seperti PHP, Python, dan Node.js akan menangani pengolahan data yang terjadi di balik layar. Kamu juga bisa memanfaatkan database seperti MySQL atau MongoDB untuk menyimpan data transaksi dan informasi penting lainnya.
Baca Juga: Sertifikasi Database Programmer
4. Keamanan dan Keandalan Sistem
Keamanan menjadi aspek yang tidak boleh dianggap remeh dalam perancangan sistem informasi penjualan berbasis web. Sistem ini akan menyimpan data sensitif seperti informasi transaksi, data pelanggan, dan laporan keuangan. Oleh karena itu, kamu perlu memastikan bahwa sistem memiliki mekanisme pengamanan yang cukup, seperti enkripsi data dan otentikasi pengguna yang kuat.
Untuk itu, kamu bisa menerapkan protokol keamanan seperti HTTPS dan menggunakan teknik pengamanan tambahan seperti firewall dan sistem deteksi intrusi. Dengan begitu, data yang ada dalam sistem akan terlindungi dari potensi ancaman keamanan.
5. Backup dan Recovery Sistem
Selain itu, penting juga untuk memikirkan sistem backup dan recovery. Jika terjadi kerusakan atau kehilangan data, sistem yang baik harus memiliki fitur pemulihan yang cepat dan efektif. Oleh karena itu, pastikan ada sistem backup otomatis yang berjalan secara teratur dan bisa diakses dengan mudah jika dibutuhkan.
Baca Juga : Tips Meningkatkan Penjualan di TikTok Affiliate yang Bisa Kamu Terapkan
6. Integrasi dengan Sistem Lain
Untuk memperlancar alur kerja, sistem informasi penjualan berbasis web harus dapat diintegrasikan dengan sistem lain yang ada dalam bisnis atau perusahaan. Misalnya, sistem keuangan, manajemen inventaris, atau sistem CRM (Customer Relationship Management).
Integrasi ini memungkinkan kamu untuk memantau data secara holistik dan menghindari duplikasi pekerjaan. Misalnya, jika terjadi transaksi penjualan, stok barang akan otomatis berkurang dan data keuangan juga akan diperbarui tanpa perlu input manual. Hal ini tentu akan menghemat waktu dan tenaga.
7. Pengujian dan Implementasi Sistem
Setelah perancangan selesai, langkah berikutnya adalah melakukan pengujian sistem. Pengujian sangat penting untuk memastikan bahwa sistem berjalan sesuai dengan yang diinginkan dan bebas dari bug. Pengujian dapat dilakukan dengan cara melakukan uji coba penggunaan sistem, baik itu oleh pengguna internal maupun eksternal.
Setelah pengujian selesai dan hasilnya memuaskan, sistem dapat diimplementasikan. Namun, kamu tetap perlu melakukan pemantauan untuk melihat apakah sistem berjalan dengan baik dan melakukan perbaikan jika diperlukan.
8. Pelatihan Pengguna
Selain itu, untuk memaksimalkan penggunaan sistem, kamu perlu memberikan pelatihan kepada semua pengguna. Ini akan memastikan bahwa mereka memahami cara menggunakan sistem dan dapat mengoperasikannya dengan efektif.
Pendidikan Akademik dan Sertifikasi yang Tepat untuk Keahlian Ini
Perancangan sistem informasi penjualan berbasis web yang baik tidak hanya bergantung pada teknologi, tetapi juga pada pemahaman yang mendalam terhadap kebutuhan bisnis. Sistem yang dirancang dengan tepat dapat membantu bisnis meningkatkan efisiensi, mengurangi kesalahan manusia, dan memberikan kemudahan dalam pengelolaan data.
Jika kamu tertarik untuk mengembangkan keterampilan di bidang teknologi informasi, salah satu tempat terbaik untuk melanjutkan pendidikanmu adalah di Universitas Maha Karya Asia (Bid TIK Kepri). Kampus ini menawarkan berbagai program studi yang menarik dan relevan dengan perkembangan industri, seperti Manajemen, Akuntansi, Informatika, dan Sistem Informasi.
Bid TIK Kepri memiliki kampus di Yogyakarta, Jakarta, dan Baturaja, dengan program studi berkualitas dan berbagai program e-course yang bisa kamu ikuti. Kamu bisa langsung mengakses kursus dan sertifikasi melalui website Google Certified Email Marketing untuk e-course dan Sertifikasi Cyber Security Analyst untuk sertifikasi.
Untuk informasi lebih lanjut, kamu bisa menghubungi Admin via WhatsApp. Jangan ragu untuk bergabung dan memulai perjalanan pendidikan yang menginspirasi di Bid TIK Kepri!***