Pernahkah kamu merasa frustrasi saat laptop kesayanganmu malah menampilkan tulisan “To Begin, Type In The Search Box” dan nggak bisa dipakai buat kerja atau hiburan? Jangan panik dulu! Kamu nggak sendirian kok. Banyak pengguna laptop lain juga mengalami masalah serupa.
Masalah ini memang bikin bingung, tapi jangan khawatir, ada solusi kok. Artikel ini akan membantumu mengatasi masalah “To Begin, Type In The Search Box” di laptopmu dengan 3+ cara mudah dan efektif. Yuk, simak selengkapnya!
3+ Cara Atasi Laptop To Begin Type In The Search Box
Masalah “To Begin, Type In The Search Box” biasanya muncul setelah update Windows, instalasi software yang nggak kompatibel, atau bahkan karena kesalahan registry. Berikut beberapa cara yang bisa kamu coba untuk mengatasinya:
1. Restart Windows Explorer
Cara paling sederhana dan seringkali efektif untuk mengatasi masalah ini adalah dengan me-restart Windows Explorer. Windows Explorer bertanggung jawab untuk menampilkan tampilan desktop, taskbar, dan file manager. Jika ada masalah dengan Windows Explorer, tampilan desktop bisa jadi nggak sempurna.
- Tekan tombol Ctrl + Shift + Esc secara bersamaan untuk membuka Task Manager.
- Cari proses Windows Explorer di daftar.
- Klik kanan pada Windows Explorer dan pilih Restart.
Setelah Windows Explorer di-restart, periksa apakah masalah “To Begin, Type In The Search Box” sudah teratasi.
2. Periksa dan Nonaktifkan Tablet PC Input Service
Tablet PC Input Service adalah layanan yang memungkinkan laptopmu berinteraksi dengan perangkat input seperti pena stylus. Meskipun berguna untuk pengguna tablet, layanan ini kadang-kadang bisa menyebabkan masalah pada laptop biasa.
- Tekan tombol Windows + R untuk membuka kotak dialog Run.
- Ketik services.msc dan tekan Enter.
- Cari Tablet PC Input Service di daftar.
- Klik kanan pada Tablet PC Input Service dan pilih Properties.
- Pada tab General, ubah Startup type menjadi Disabled.
- Klik Apply lalu OK.
- Restart laptopmu.
Setelah restart, periksa apakah masalah “To Begin, Type In The Search Box” sudah hilang.
3. Update atau Rollback Driver Grafis
Driver grafis yang usang atau rusak juga bisa menyebabkan masalah tampilan pada laptop. Coba update driver grafis ke versi terbaru atau rollback ke versi sebelumnya jika masalah muncul setelah update driver.
- Tekan tombol Windows + X dan pilih Device Manager.
- Cari Display adapters di daftar.
- Klik kanan pada adapter grafis yang kamu gunakan (misalnya, NVIDIA GeForce atau AMD Radeon) dan pilih Update driver.
- Pilih Search automatically for drivers.
Jika Windows tidak menemukan driver yang lebih baru, kamu bisa mencoba mengunduh driver terbaru langsung dari website produsen kartu grafis (NVIDIA atau AMD).
Jika masalah muncul setelah update driver, coba rollback ke versi sebelumnya:
- Klik kanan pada adapter grafis dan pilih Properties.
- Buka tab Driver.
- Klik tombol Roll Back Driver (jika tombol ini aktif).
4. Lakukan System Restore
Jika semua cara di atas belum berhasil, kamu bisa mencoba melakukan System Restore. System Restore akan mengembalikan laptopmu ke keadaan sebelumnya, sebelum masalah “To Begin, Type In The Search Box” muncul.
- Ketik Create a restore point di kotak pencarian Windows dan tekan Enter.
- Klik tombol System Restore.
- Pilih Choose a different restore point dan klik Next.
- Pilih restore point yang kamu inginkan dan klik Next.
- Ikuti instruksi selanjutnya untuk menyelesaikan proses System Restore.
Penting: Pastikan kamu sudah membackup data penting sebelum melakukan System Restore, karena proses ini bisa menghapus beberapa aplikasi dan pengaturan yang kamu install setelah restore point dibuat.
5. Periksa Registry Editor (Hati-hati!)
Cara ini memerlukan kehati-hatian karena kesalahan dalam Registry Editor bisa menyebabkan masalah serius pada sistem operasi. Disarankan untuk membackup registry sebelum melakukan perubahan.
- Tekan tombol Windows + R untuk membuka kotak dialog Run.
- Ketik regedit dan tekan Enter.
- Navigasi ke lokasi berikut:
HKEY_CURRENT_USERSoftwareMicrosoftWindowsCurrentVersionExplorerAdvanced
- Cari entri bernama DisabledHotTracking. Jika ada, pastikan nilainya adalah 0. Jika nilainya bukan 0, klik dua kali entri tersebut dan ubah nilainya menjadi 0.
- Navigasi ke lokasi berikut:
HKEY_LOCAL_MACHINESOFTWAREMicrosoftWindowsCurrentVersionPoliciesSystem
- Cari entri bernama EnableLUA. Jika ada, pastikan nilainya adalah 1. Jika nilainya bukan 1, klik dua kali entri tersebut dan ubah nilainya menjadi 1.
- Restart laptopmu.
Peringatan: Mengedit Registry Editor bisa berisiko. Pastikan kamu mengikuti instruksi dengan seksama dan membackup registry sebelum melakukan perubahan. Jika kamu tidak yakin, sebaiknya minta bantuan dari teknisi komputer.
6. Scan Malware
Meskipun jarang terjadi, infeksi malware juga bisa menyebabkan masalah “To Begin, Type In The Search Box”. Lakukan scan menyeluruh menggunakan antivirus terpercaya untuk memastikan laptopmu bebas dari malware. Pastikan antivirusmu sudah di-update ke versi terbaru sebelum melakukan scan.
Kesimpulan
Masalah “To Begin, Type In The Search Box” memang menjengkelkan, tapi biasanya bisa diatasi dengan beberapa langkah sederhana. Mulai dari restart Windows Explorer, menonaktifkan Tablet PC Input Service, update atau rollback driver grafis, hingga melakukan System Restore. Jika semua cara di atas belum berhasil, kamu bisa mencoba memeriksa Registry Editor dengan hati-hati atau melakukan scan malware.
Semoga artikel ini membantumu mengatasi masalah “To Begin, Type In The Search Box” di laptopmu. Punya pengalaman lain dalam mengatasi masalah ini? Jangan ragu untuk berbagi di kolom komentar!
FAQ
1. Kenapa laptop saya tiba-tiba muncul tulisan “To Begin, Type In The Search Box”?
Masalah ini bisa disebabkan oleh berbagai faktor, seperti update Windows yang bermasalah, instalasi software yang nggak kompatibel, kesalahan registry, atau bahkan infeksi malware.
2. Apakah System Restore akan menghapus semua data di laptop saya?
Tidak, System Restore tidak akan menghapus file-file pribadimu seperti dokumen, foto, atau video. Namun, System Restore bisa menghapus beberapa aplikasi dan pengaturan yang kamu install setelah restore point dibuat. Sebaiknya backup data penting sebelum melakukan System Restore.
3. Apakah aman mengedit Registry Editor?
Mengedit Registry Editor bisa berisiko jika kamu tidak berhati-hati. Kesalahan dalam Registry Editor bisa menyebabkan masalah serius pada sistem operasi. Disarankan untuk membackup registry sebelum melakukan perubahan dan mengikuti instruksi dengan seksama. Jika kamu tidak yakin, sebaiknya minta bantuan dari teknisi komputer.