TANJUNGPINANG- Pemerintah Provinsi Kepri akhirnya meresmikan 11 desa berlistrik di Provinsi Kepri.
Yangmana, dengan disahkannya desa-desa berlistrik ini merupakan komitmen Pemerintah Provinsi Kepri dalam menerangi pulau-pulau di Provinsi Kepri.
Hal ini disampaikan Gubernur Provinsi Kepri H Ansar Ahmad SE MM saat meresmikan desa berlistrik di kabupaten Lingga, Senin(14/6).
Ansar mengatakan bahwa dengan nyalanya listrik di beberapa desa ini dapat meningkatkan sumber daya manusia yang ada.
“Ini merupakan yang ditunggu-tunggu masyarakat setelah sekian lama,” ujar Ansar.
Dikatakan Ansar, listrik merupakan hajat hidup dasar yang mempunyai korelasi dengan perkembangan sumber daya manusia untuk berkompetisi di masa mendatang.
“Karena itu listrik menjadi penunjang bagi generasi muda agar bisa belajar lebih optimal,” jelas Ansar
Dengan adanya listrik yang nyala 24 jam ini, lanjut Ansar masyarakat dapat lebih nyaman beraktivitas tak hanya di siang hari namun juga di malam hari.
“Selain itu, keberadaan listrik ini juga diharapkan menjadi penunjang pertumbuhan ekonomi masyarakat,” jelas Ansar.
Dikatakan Ansar, terdapat 138 desa lagi di Kepulauan Riau yang masih gelap gulita.
“Insyaallah, kita akan berjanji bekerja keras untuk menuntaskan seluruh desa di Kepri akan dialiri listrik,” kata Ansar
Adapun tiga desa yang dikunjungi oleh Gubernur Ansar adalah desa Mensanak, desa Pulau Bukit, dan desa Batu Berlubang.
Ketiga desa ini merupakan tiga dari sebelas desa di Kepulauan Riau yang termasuk dalam program “Desa Berlistrik Provinsi Kepulauan Riau” tahap kedua.